Skip to main content

Arti Jerawat

Ini adalah pembicaraan antara seorang tante dengan dua orang keponakannya. Mereka sama-sama imut, tetapi tentu saja pengetahuan sang Tante gak seimut para keponakannya sehingga para keponakannya suka sekali bertanya pada si Tante.

Nephew1: Aunty, kok sekarang di muka Aunty ada jerawatnya?
Aunty : Iya sayang, nanti juga kalau kamu gede mungkin punya jerawat?
Nephew2: Jadi aku juga bakal punya jerawat?
Aunty : Belum tentu sayang, asal kamu rajin cuci muka dan makan makanan yang sehat.
Nephew1: Jadi Aunty malas cuci muka dong?
(tiba-tiba saudara-saudara mereka yang gak sengaja mendengarkan pun tertawa)
Aunty : Gak kok sayang, jerawat itu kan ada artinya *tetap pede dan mulai cari akal*
Nephew1 & Nephew2: Apa?
Aunty : Kalau ada jerawat di wajah artinya lagi ada yang kangen sama kita, tapi gak berani bilang kangen
Nephew1: Kalau jerawatnya banyak berarti yang kangen juga banyak?
Aunty : Iya betul, kaya aunty nih *sambil tersenyum puas*
Nephew2: Kalau gak ada jerawat?
Aunty : Ada dua kemungkinan, ada yang kangen tapi berani bilang kangen atau gak ada yang kangen sama sekali.
Aunty2 : Tapi kan Aunty, kalau ada jerawat wajahnya jadi gak cantik?
(kembali saudara-saudara mereka mentertawakan si Tante atas sikap kritis keponakan-keponakannya)
Aunty : Eits, siapa bilang? Langit saja jadi cantik di malam hari karena bintang-bintang. Jadi, wajah tanpa jerawat itu bagaikan langit tanpa bintang.
Nephew1 & Nephew2: Ohhhhhhhhhhh...

Comments

  1. hwkwkwkwk
    teu2ppppp yeeeee
    sing penting eksis even with the pimples around the face :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Saya Enggan Berbelanja di Qoo10 (Indonesia), Meski Tampak Menggiurkan

Awalnya adalah ketika kemarin (kalau tidak salah) melalui halaman iklan di yahoo saya tertarik dengan penawaran atas produk kosmetik ternama yang turun harga hingga sekitar 80% dari Qoo10. Akhirnya, saya pun segera mendaftarkan email saya agar tergabung dengan penyedia fasilitas belanja online tersebut. 
Saya sempatkan untuk melihat produk-produk lain yang ditawarkan, sambil saya pun mencari tahu tentang produk yang saya mau beli tersebut melalui bantuanUncle Google . Saya tertarik dengan satu produk fashion dengan merek ternama yang juga ditawarkan. Pada akhir keputusan saya pun batal memesan kedua produk yang awalnya membuat saya hampir saja memboroskan uang saya untuk produk yang "meragukan". Hari ini, saya semakin dibuat tidak simpati/ tidak suka dengan toko online Qooo10 Indonesia karena menjual produk yang menurut pengetahuan saya adalah produk berbahaya bagi kesehatan.
Baiklah, hanya sekedar berbagi pengalaman dan pengetahuan pribadi saya dan tanpa bermaksud merusak nam…

Langsing Dengan Sibutramine

Ini adalah berita bagi yang ingin berdiet dengan suplemen atau obat pelangsing. Berat badan saya naik sekitar 10 kilogram, dan sampai tulisan ini saya buat memang saya belum mencoba obat pelangsing apapun. Alasan pertama pada umumnya obat diet menganjurkan agar kita melakukan diet (diet yang benar adalah mengatur pola makan bukan tidak makan), dan biasanya harus disertai olah raga. Masalahnya, saya sulit mengatur pola makan. Yang lebih sulit adalah mengatur menu makanan yang dianjurkan apalagi dengan harus menghitung-hitung jumlah kalori, protein dan sebagainya dari makanan yang kita konsumsi. Berolah raga sendiri agak sulit bagi saya karena waktu yang sebagian besar saya habiskan untuk pekerjaan kantor dan aktivitas sehabis kantor, belum lagi waktu yang harus dilalui bersama kemacetan Jakarta. Terus terang, dengan waktu tidur yang sempit rasanya saya tidak rela harus bangun pagi dan meninggalkan sisa-sisa waktu tidur sebelum langit terang. Satu lagi bahwa tidur itu penting.

Namun, sa…

Tante vs Bibi

Pagi ini karena mengomentari status (facebook) seorang teman, akhirnya terpikir untuk menulis lagi di blog dengan topik terkait. Sederhana sih, hanya pendapat mengenai perbedaan konotasi panggilan “Om” dan “Paman” meskipun pada pokoknya memiliki pengertian yang sama.

Dan berikut adalah tanggapan pribadi saya yang kira-kira menjabarkan kalimat panjang saya di kolom komentar status facebook sang teman. Terkait dengan saya, tema berubah menjadi “Tante vs Bibi”
Tante Saya agak keberatan dipanggil "Tante" oleh para keponakan, dan sebagian besar dari mereka  menyapa saya dengan panggilan awal "Aunty" khusus untuk 'Aunty Lia' di keluarga besar. Bukan bermaksud ke-bule2-an, tapi saya  ogah dikira atau merasa panggilan itu konotasi kuat pada istilah “tante (girang) dan panggilan "tante" mengingatkan saya pada teman-teman Ibu saya atau pun orangtua  teman-teman saya... yang saya panggil “tante”). Argh..saya tidak mau disamakan dengan orang setua mereka hehehe…