Skip to main content

Friday Nite Back to Hometown

And, I'm writing this on my way back to hometown..*Indonesian call it as mudik, especialy in special occasion like now.. Just a few days to Eid-ul Fitr season

With my (ex) highschool mates, Deden, Rian, Gilang, Agnes and her friend (also our friend of course) Fietta, we left Jakarta start from our meeting point in Setiabudi One.

After breakfasting on the sidewalk
Except Agnes, we attended half day of work. An hour late from our plan, we started leavin Jakarta at five o'clock. Couldn't escape from the traffic then we decided to stop and took a rest for a while for doin breakfasting. Guess where did we stop for having meal?? Yeah, still in Kuningan area, on the pavement in out park area of Gran Melia Hotel. Our menu is Hoka-hoka Bento that we bought in Setiabudi One.

Almost 7 pm we continued our journey to the hometown leavin' Jakarta, passed on tol dalam kota (city highway) and went straigth the way to Cipularang highway from Cikampek. In km.57 we stopped again for about an hour in rest area. Except me and Agnes, my friends did sholat Maghrib and we had a relax time in Telkomsel booth, enjoyed automatic massage chair. On our walk way to our car on the parking area, we were surprised by such an aquarium car of New Green Tea which picked up a complete band personals who played a familiar song. Many people there were surprised too, it was 'The Titan' who performed their hit.

Enjoying massage chairs

Took some pictures, the girls bought sweet corn and we continued our journey again.

There wasn't too serious traffic jam. In the middle of our way, we were goin' crazy by doin unpredicted funny happy things, suddenly karaoke room inside the car using Ipad and without microphone.

Comments

  1. almost 9 hour with d'gals in d'car it's really enjoying & laughing :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Saya Enggan Berbelanja di Qoo10 (Indonesia), Meski Tampak Menggiurkan

Awalnya adalah ketika kemarin (kalau tidak salah) melalui halaman iklan di yahoo saya tertarik dengan penawaran atas produk kosmetik ternama yang turun harga hingga sekitar 80% dari Qoo10Akhirnya, saya pun segera mendaftarkan email saya agar tergabung dengan penyedia fasilitas belanja online tersebut. 
Saya sempatkan untuk melihat produk-produk lain yang ditawarkan, sambil saya pun mencari tahu tentang produk yang saya mau beli tersebut melalui bantuanUncle Google . Saya tertarik dengan satu produk fashion dengan merek ternama yang juga ditawarkan. Pada akhir keputusan saya pun batal memesan kedua produk yang awalnya membuat saya hampir saja memboroskan uang saya untuk produk yang "meragukan". Hari ini, saya semakin dibuat tidak simpati/ tidak suka dengan toko online Qooo10 Indonesia karena menjual produk yang menurut pengetahuan saya adalah produk berbahaya bagi kesehatan.
Baiklah, hanya sekedar berbagi pengalaman dan pengetahuan pribadi saya dan tanpa bermaksud merusak nam…

Langsing Dengan Sibutramine

Ini adalah berita bagi yang ingin berdiet dengan suplemen atau obat pelangsing. Berat badan saya naik sekitar 10 kilogram, dan sampai tulisan ini saya buat memang saya belum mencoba obat pelangsing apapun. Alasan pertama pada umumnya obat diet menganjurkan agar kita melakukan diet (diet yang benar adalah mengatur pola makan bukan tidak makan), dan biasanya harus disertai olah raga. Masalahnya, saya sulit mengatur pola makan. Yang lebih sulit adalah mengatur menu makanan yang dianjurkan apalagi dengan harus menghitung-hitung jumlah kalori, protein dan sebagainya dari makanan yang kita konsumsi. Berolah raga sendiri agak sulit bagi saya karena waktu yang sebagian besar saya habiskan untuk pekerjaan kantor dan aktivitas sehabis kantor, belum lagi waktu yang harus dilalui bersama kemacetan Jakarta. Terus terang, dengan waktu tidur yang sempit rasanya saya tidak rela harus bangun pagi dan meninggalkan sisa-sisa waktu tidur sebelum langit terang. Satu lagi bahwa tidur itu penting.

Namun, sa…

Tante vs Bibi

Pagi ini karena mengomentari status (facebook) seorang teman, akhirnya terpikir untuk menulis lagi di blog dengan topik terkait. Sederhana sih, hanya pendapat mengenai perbedaan konotasi panggilan “Om” dan “Paman” meskipun pada pokoknya memiliki pengertian yang sama.

Dan berikut adalah tanggapan pribadi saya yang kira-kira menjabarkan kalimat panjang saya di kolom komentar status facebook sang teman. Terkait dengan saya, tema berubah menjadi “Tante vs Bibi”
Tante Saya agak keberatan dipanggil "Tante" oleh para keponakan, dan sebagian besar dari mereka  menyapa saya dengan panggilan awal "Aunty" khusus untuk 'Aunty Lia' di keluarga besar. Bukan bermaksud ke-bule2-an, tapi saya  ogah dikira atau merasa panggilan itu konotasi kuat pada istilah “tante (girang) dan panggilan "tante" mengingatkan saya pada teman-teman Ibu saya atau pun orangtua  teman-teman saya... yang saya panggil “tante”). Argh..saya tidak mau disamakan dengan orang setua mereka hehehe…