Skip to main content

Mon Rêve Familier


Kemarin, walaupun gak enak badan dan setengah hati pergi kursus tapi akhirnya tetap semangat menuntut ilmu hehehe..

Masuk ke kelas molor sedikit dari waktu yang seharusnya, sibuk melanjutkan senda gurau di kantin ehhh baru duduk dan memulai aktivitas kelas, tiba2 pria bertopeng yang tak dikenal masuk ke dalam kelas tanpa salam dan membacakan sebuah puisi dalam bahasa Perancis, lalu keluar *nyelosor* begitu saja.

Sesaat kemudian, seseorang masuk ke kelas dan membagikan kantong berisi puisi. I like it, I've got a red pouch with a pink paper in. Dan, gue juga suka dengan puisinya, berjudul "Mon Rêve Familier" karya Paul Verlaine (1844-1896).

Berikut adalah terjemahannya dalam Bahasa Indonesia

Mimpi Yang Kukenal

Aku sering bermimpi, mimpi yang aneh dan mendalam
Tentang seorang wanita yang tak kukenal, dan aku mencintainya, dan ia mencintaiku
Dan setiap kali tampaknya ia bukan wanita yang sama
Bukan pula wanita yang berbeda, mecintaiku dan memahamiku.

Karena ia memahamiku, dan hatiku, tembus pandang
Hanya untuknya! berhenti menjadi masalah
Hanya untuknya, dan keringat pada kening pucatku,
Hanya ia yang mampu memberi kesegaran, dengan menangis.

Rambutnya berwarna coklat, pirang atau merah? - Aku tak tahu.
Namanya? Aku ingat namanya lembut dan merdu
Seperti nama orang-orang yang dikucilkan oleh Kehidupan.

Pandangannya sama seperti pandangan patung,
Dan, suaranya, jauh, dan tenang, dan rendah,
Perubahan suara bagai emas yang tak bersuara lagi.

Comments

Popular posts from this blog

Saya Enggan Berbelanja di Qoo10 (Indonesia), Meski Tampak Menggiurkan

Awalnya adalah ketika kemarin (kalau tidak salah) melalui halaman iklan di yahoo saya tertarik dengan penawaran atas produk kosmetik ternama yang turun harga hingga sekitar 80% dari Qoo10. Akhirnya, saya pun segera mendaftarkan email saya agar tergabung dengan penyedia fasilitas belanja online tersebut. 
Saya sempatkan untuk melihat produk-produk lain yang ditawarkan, sambil saya pun mencari tahu tentang produk yang saya mau beli tersebut melalui bantuanUncle Google . Saya tertarik dengan satu produk fashion dengan merek ternama yang juga ditawarkan. Pada akhir keputusan saya pun batal memesan kedua produk yang awalnya membuat saya hampir saja memboroskan uang saya untuk produk yang "meragukan". Hari ini, saya semakin dibuat tidak simpati/ tidak suka dengan toko online Qooo10 Indonesia karena menjual produk yang menurut pengetahuan saya adalah produk berbahaya bagi kesehatan.
Baiklah, hanya sekedar berbagi pengalaman dan pengetahuan pribadi saya dan tanpa bermaksud merusak nam…

Langsing Dengan Sibutramine

Ini adalah berita bagi yang ingin berdiet dengan suplemen atau obat pelangsing. Berat badan saya naik sekitar 10 kilogram, dan sampai tulisan ini saya buat memang saya belum mencoba obat pelangsing apapun. Alasan pertama pada umumnya obat diet menganjurkan agar kita melakukan diet (diet yang benar adalah mengatur pola makan bukan tidak makan), dan biasanya harus disertai olah raga. Masalahnya, saya sulit mengatur pola makan. Yang lebih sulit adalah mengatur menu makanan yang dianjurkan apalagi dengan harus menghitung-hitung jumlah kalori, protein dan sebagainya dari makanan yang kita konsumsi. Berolah raga sendiri agak sulit bagi saya karena waktu yang sebagian besar saya habiskan untuk pekerjaan kantor dan aktivitas sehabis kantor, belum lagi waktu yang harus dilalui bersama kemacetan Jakarta. Terus terang, dengan waktu tidur yang sempit rasanya saya tidak rela harus bangun pagi dan meninggalkan sisa-sisa waktu tidur sebelum langit terang. Satu lagi bahwa tidur itu penting.

Namun, sa…

Tante vs Bibi

Pagi ini karena mengomentari status (facebook) seorang teman, akhirnya terpikir untuk menulis lagi di blog dengan topik terkait. Sederhana sih, hanya pendapat mengenai perbedaan konotasi panggilan “Om” dan “Paman” meskipun pada pokoknya memiliki pengertian yang sama.

Dan berikut adalah tanggapan pribadi saya yang kira-kira menjabarkan kalimat panjang saya di kolom komentar status facebook sang teman. Terkait dengan saya, tema berubah menjadi “Tante vs Bibi”
Tante Saya agak keberatan dipanggil "Tante" oleh para keponakan, dan sebagian besar dari mereka  menyapa saya dengan panggilan awal "Aunty" khusus untuk 'Aunty Lia' di keluarga besar. Bukan bermaksud ke-bule2-an, tapi saya  ogah dikira atau merasa panggilan itu konotasi kuat pada istilah “tante (girang) dan panggilan "tante" mengingatkan saya pada teman-teman Ibu saya atau pun orangtua  teman-teman saya... yang saya panggil “tante”). Argh..saya tidak mau disamakan dengan orang setua mereka hehehe…