Skip to main content

My Secret Trip to Celebes



WHEN? --  May 29 - June 8 '2010

WHY SECRET? -- Karena sedang jenuh2nya dengan kehidupan pekerjaan dan Ibukota.. Hanya krg dr 5 orang yang tahu kemana sebenarnya seorang LIA SIRAIT pergi saat itu, dan untungnya bahkan (tumben) tanpa "wawancara panjang" sang Ibu kandung yang merestui perjalanan tiba2 puas dengan penjelasan "cuti 10 hari ke Sulawesi". Dan RESTU itu yang mebuat semua perjalanan menjadi langgeng dan tidak terduga menyenangkan, menikmati  "jalan SENDIRI".

DESTINATIONS -- Tadinya hanya berniat ke WAKATOBI, tapi mengetahui BAU-BAU berada si satu area sempat terbesit ingin kesana, dan voila TUHAN membuka jalan, di hari2 terakhir perjalanan menemukan "jalan" pergi ke sana. Cukup gila juga karena beli tiket pesawat H-2 di saat high season, bukan hanya akhir pekan tp juga libur nasional. Dan Merpati Airlines membantu mewujudkan petualangan 3 jam sendirian selama di kota MAKASSAR dengan transit singkat selama 4 jam saja dan mengantarkan ke awal petualangan pantai dan laut Wakatobi di kota KENDARI.

THANK GOD -- karena ini perjalanan ke-2 ke Sulawesi tapi pertama sendirian ke Indonesia Timur. Benar-benar sendirian, tapi Tuhan memudahkan segalanya. Izin cuti H-3 keberangkatan saat jam pulang kantor yang langsung di-approve si Bos, tiket pesawat PP didapat H-2, bonus perjalanan Makassar dan Bau-Bau, tempat2 menakjubkan, terutama pantai2 perawan yang membuat air mata hampir menetes khususnya pas sunset di Pantai Mbara2 *agak lebay but its true*. Bermodalkan hasil googling dan tanya2 seadanya, juga doa dan tekad dan pastinya orang-orang baik yang TUHAN kirimkan dalam perjalanan ini, in i menjadi pengalaman tak terlupakan di tahun ini.

THANKS TO: beloved mama NENCY utk restu dan tambahan bekal perjalanan berupa Rupiah, my boss at office untuk izin cuti selama seminggu (wiken gak dihitung kan?), HARRY yg kasih info tambahan ttg Makassar walopun pada akhirnya semua sudah berubah dan mengejutkan dgn kata terakhirnya "tapi gw terakhir ke sana 9 tahunan lalu", Pak RUSLI untuk pencerahannya di Fort Rotterdam, SUKMA yang jadi supir sekaligus tuan rumah superrrrrrrr di Kendari, Mba YANTI yang ramah memberi tumpangan dan makan siang di TOMIA karena suatu "ketidakjelasan tujuan", ARIMBI dan LUSI for being good host yang siap menampung di rumah dinas puskesmas, gak lupa juga Bu Camat Tomia. Oiya, YUDI utk fasilitas gratis menggunakan fasilitas 'Tomia Dive Center', AMAT yang menjadi alasan keharusan pergi ke Binongko walopun banyak yang suruh pikir2 lagi krn ombak sdg kencang -- tapi masa iya gak jenguk teman yang lagi mengabdi di ujung Wakatobi yang tinggal "sejengkal" itu? Gak lupa SATRIA dan LIYA yg ikut menyemarakan perjalanan ke Mbara2. Pak LAUTU yg seram tapi baik hati seharian mengantarkan petualangan memutari 1 pulau Wangi-wangi. Pak NASIR, DADANG, DEDENG, DILA juga Ibu dan neneknya yang memberi informasi, jemputan juga tempat tinggal di Bau-bau. My only sister KRISTIN yang transfer uang di saat genting, Bang TONDANG dan Kak UTET utk antar jemput Soekarno-Hatta :). Juga PRISKI, yang selalu meng-update perjalanan dr cuma keinginan sampai kenyataan. Juga pihak2 yg tersebutkan lainnya..

The TRIP PICTURES -- ada lima album awal di FB:

My Secret Trip to Celebes - (Episode Makassar) http://www.facebook.com/media/set/?set=a.155592437785598.33556.100000045276570

My Secret Trip to Celebes - (Episode Wakatobi_1) http://www.facebook.com/media/set/?set=a.155594521118723.33557.100000045276570

My Secret Trip to Celebes - (Episode Jakarta - Kendari)



Khusus foto2 yang mengabadikan keindahan (tanpa unsur narsis pribadi) akan menyusul di album lainnya. Don't miss it! ;)


Comments

  1. Wew, menarik banget neh kisahnya....
    Seharusnya tiap anak Indonesia tidak melupakan jati diri bangsanya..... Memang, barangsiapa melupakan sejarah, dia akan dihukum untuk mengulanginya kembali.....
    Banyak nilai2 positif yang tidak ditanamkan ke generasi lanjut, khususnya anak2....
    Semoga kita juga bisa berbuat untuk merubah itu semua....

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Please check also: http://travel.detik.com/read/1970/01/01/070000/1561442/1025/bertualang-sendirian-ke-wakatobi

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Saya Enggan Berbelanja di Qoo10 (Indonesia), Meski Tampak Menggiurkan

Awalnya adalah ketika kemarin (kalau tidak salah) melalui halaman iklan di yahoo saya tertarik dengan penawaran atas produk kosmetik ternama yang turun harga hingga sekitar 80% dari Qoo10Akhirnya, saya pun segera mendaftarkan email saya agar tergabung dengan penyedia fasilitas belanja online tersebut. 
Saya sempatkan untuk melihat produk-produk lain yang ditawarkan, sambil saya pun mencari tahu tentang produk yang saya mau beli tersebut melalui bantuanUncle Google . Saya tertarik dengan satu produk fashion dengan merek ternama yang juga ditawarkan. Pada akhir keputusan saya pun batal memesan kedua produk yang awalnya membuat saya hampir saja memboroskan uang saya untuk produk yang "meragukan". Hari ini, saya semakin dibuat tidak simpati/ tidak suka dengan toko online Qooo10 Indonesia karena menjual produk yang menurut pengetahuan saya adalah produk berbahaya bagi kesehatan.
Baiklah, hanya sekedar berbagi pengalaman dan pengetahuan pribadi saya dan tanpa bermaksud merusak nam…

Langsing Dengan Sibutramine

Ini adalah berita bagi yang ingin berdiet dengan suplemen atau obat pelangsing. Berat badan saya naik sekitar 10 kilogram, dan sampai tulisan ini saya buat memang saya belum mencoba obat pelangsing apapun. Alasan pertama pada umumnya obat diet menganjurkan agar kita melakukan diet (diet yang benar adalah mengatur pola makan bukan tidak makan), dan biasanya harus disertai olah raga. Masalahnya, saya sulit mengatur pola makan. Yang lebih sulit adalah mengatur menu makanan yang dianjurkan apalagi dengan harus menghitung-hitung jumlah kalori, protein dan sebagainya dari makanan yang kita konsumsi. Berolah raga sendiri agak sulit bagi saya karena waktu yang sebagian besar saya habiskan untuk pekerjaan kantor dan aktivitas sehabis kantor, belum lagi waktu yang harus dilalui bersama kemacetan Jakarta. Terus terang, dengan waktu tidur yang sempit rasanya saya tidak rela harus bangun pagi dan meninggalkan sisa-sisa waktu tidur sebelum langit terang. Satu lagi bahwa tidur itu penting.

Namun, sa…

Tante vs Bibi

Pagi ini karena mengomentari status (facebook) seorang teman, akhirnya terpikir untuk menulis lagi di blog dengan topik terkait. Sederhana sih, hanya pendapat mengenai perbedaan konotasi panggilan “Om” dan “Paman” meskipun pada pokoknya memiliki pengertian yang sama.

Dan berikut adalah tanggapan pribadi saya yang kira-kira menjabarkan kalimat panjang saya di kolom komentar status facebook sang teman. Terkait dengan saya, tema berubah menjadi “Tante vs Bibi”
Tante Saya agak keberatan dipanggil "Tante" oleh para keponakan, dan sebagian besar dari mereka  menyapa saya dengan panggilan awal "Aunty" khusus untuk 'Aunty Lia' di keluarga besar. Bukan bermaksud ke-bule2-an, tapi saya  ogah dikira atau merasa panggilan itu konotasi kuat pada istilah “tante (girang) dan panggilan "tante" mengingatkan saya pada teman-teman Ibu saya atau pun orangtua  teman-teman saya... yang saya panggil “tante”). Argh..saya tidak mau disamakan dengan orang setua mereka hehehe…