Skip to main content

Social Media Festival

"Social Media is YOU" itulah tema yang diangkat oleh Social Media Festival 2011, yang perhelatannya diadakan di FX LifeStyle X'nter, 22-24 Spetember 2011 lalu.

Gue sendiri karena kesibukan di hari kerja, akhirnya baru bisa hadir di hari terakhir. Setelah menghubungi beberapa teman via BBM dan SMS untuk bertemu di sana (kebetulan beberapa teman menjadi mbak-mbak penjaga booth komunitasnya. Yang pasti sore itu gue janjian dengan Aji (
 ).


Setelah sempat tidur siang sebentar, seperti rencana gue pun jalan dari rumah jam 3 sore. Melihat timeline twitter mengenai kemacetan di sekitar jalanan yang akan gue lalui menuju FX, gue pun berencana berangkat naik ojek. Eh ternyata, si Mentari sore masih membara. Gue pun akhirnya gak bisa menolak taksi yang lewat di depan mata. Untuk ukuran jam 3 sore waktu Jakarta, sore itu cukup panas, bahkan di balik sunglasses yang gue kenakan bisa dibilang cahaya mentari masih nyolot.


Hmm... ramai tapi tak seramai Jumat malam dari hasil pantauan live tweet dan feeling hehe.. Aji belum sampai, jadilah gue berjalan-jalan sendirian. Wow, komunitas peserta Social Media Festival (SocMedFest) ini memenuhi lantai f1-f7 .


Irene, Lia, Vira
Belum menemukan yang menarik di f1, gue naik ke f2. Saat memutari f2, voila... ada stan Dikotakita (), ada Irene () yang pertama kali gue kenal di acara gathering Nulisbuku.com ()yang ternyata sama seperti gue suka menulis juga di Jejakubikel (). Tidak lama setelah saling kabar, Vira () pun menyusul, dia sudah selesai jaga stan fiksimini (). Yang tidak boleh dilupakan, acara foto-foto tentunya *cheers*.



Sambil menunggu Aji, dan setelah Vira dijemput, gue pun nongkrong di salah satu stan dengan identitas ULUYU (). Di situ gue dikasih satu minuman kotak setelah follow akun twitter-nya. Hmm.. segar.. karena setibanya di FX sudah merasa haus. Selain itu dengan me-review ULUYU di blog (anggap saja tulisan ini ya), saya berhak membawa satu buah tas putih yang cukup cute. Tasnya berguna seketika diberikan ke gue, karena ukuran tas yang gue bawa cukup mini, maka benda-benda apapun yang gue dapat sesampainya di acar SocMedFest bisa gue masukan ke dalam tas tersebut. ".....amazing daily deals!" begitulah tagline dari uluyu yang memberikan penawaran menarik setiap harinya. Silakan follow twitter-nya, klik like di fanpage-nya atau buka http://www.uluyu.com.

Aji datang dan kita janjian dekat lobby utama. Yang ditunggu datang sambil nyengir, ternyata si cowo yang pulang kerja ini baru saja mendapat senyum kejutan oleh dan disapa  dua orang cewek yang ternyata adalah folloers-nya di twitter *cieee*.

Aji dan Najwa
Selanjutnya gue dan Aji mengitari f1-f7, saat di f4 ternyata di stage SocMedFest ada Najwa Shihab (), dan Aji langsung berkeinginan foto dengan host acara Mata Najwa tersebut. Akhirnya sih cita-cita foto bareng itu terwujud di f1, plus acara ngobrol sedikit.

Sisa perjalanan adalah berhahahihi.. dengan teman-teman yang ditemui. Kalau gue memang bertemu teman-teman yang gue kenal, tapi Aji wow dia banyak bertemu orang-orang yang selama ini hanya dia temui di 'dunia twitter', sangat mengena dengan acaranya Social Media Festival yang mempertemukan banyak 'penggiat' di media sosial, khususnya twitter.

Ada Ika  () yang jaga stan Wikimu.com (),  ganjar, Mba Dhyan (), Fiki (), Mba Diana (), dan yang cukup seru bertemu Ozka () di komunitas yang di-getoli-nya Indonesia Berkebun (). It's cool, merupakan booth terbesar dengan satu ruangan khusus bersama beberapa komunitas terkait. Di sana juga bertemu Evi ( ) dan Yuli (). Dapat jagung rebus juga, hmm.. lumayan pas mulai lapar (gue makan dua buah lho). Oh iya, si Indonesia berkebun yang dimotori Ridwan Kamil dan Shafiq Pontoh  ini baru saja dapat penghargaan dari Google Chrome.


Oh iya, satu stan yang gak boleh dilewatkan adalah Anjinggombal (). Sejak buku "Aku Padamu" terbit, baru kali itu gue pegang bukunya. Gue yang mengikuti Anjinggombal dari pertama 'muncul' di twitter, dan suka ngegombal (http://bit.ly/qUYqm1) masuk jadi salah satu kontributor. Hanya tiga sih yang masuk (menurut konfirmasi via email oleh penyusun). Dan sayangnya harus beli di Gramedia, jadi tertunda lagi deh punya buku gombalan "Aku Padamu".


Sempat duduk-duduk di f3, mengistirahatkan kaki sambil menyaksikan penampilan Piyu (padi). Setelah itu makan malam. Dan ketika kembali ke f4... wow.. khalayak memenuhi setiap sudut yang mengarah ke panggung f3 tempat tampilnya boysband nomor satu di dalam negeri saat ini SM*SH. Si Aji pun tak berkedip melihat penampilan Rafael, Morgan, dan teman-temannya dengan alasan ingin dengar suara penampilan live-nya.. Cieee.. ternyata Aji adalah smashblast (sebutan bagi para fans Sma*sh). -- Ampun,ji! ;)

Lia, Emi, Daniel, Diana, Teddy
Setelah itu yang terakhir nih di f-6 bertemu teman-teman penulis Jejakubikel, yang paling sering setor tulisan Mba Diana, Kak Emi (), Teddy (), dan salah satu founder-nya Daniel () yang datang dari Jogja.

Hmm.. menyenangkan-lah.. sekitar enam jam muter-muter, buat gue yang hobi jalan bukan masalah meskipun saat itu kepala sedikit pusing. Pulang dari SocMedFest, tas dari Uluyu penuh, dengan goody bag yang dikasih Ozka, dan flyers.

Sampai jumpa di SocMedFest 2012.

Comments

  1. asiiikkk... nampang di blognya Lia... :))

    eh yuk saling follow blog ;)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Saya Enggan Berbelanja di Qoo10 (Indonesia), Meski Tampak Menggiurkan

Awalnya adalah ketika kemarin (kalau tidak salah) melalui halaman iklan di yahoo saya tertarik dengan penawaran atas produk kosmetik ternama yang turun harga hingga sekitar 80% dari Qoo10Akhirnya, saya pun segera mendaftarkan email saya agar tergabung dengan penyedia fasilitas belanja online tersebut. 
Saya sempatkan untuk melihat produk-produk lain yang ditawarkan, sambil saya pun mencari tahu tentang produk yang saya mau beli tersebut melalui bantuanUncle Google . Saya tertarik dengan satu produk fashion dengan merek ternama yang juga ditawarkan. Pada akhir keputusan saya pun batal memesan kedua produk yang awalnya membuat saya hampir saja memboroskan uang saya untuk produk yang "meragukan". Hari ini, saya semakin dibuat tidak simpati/ tidak suka dengan toko online Qooo10 Indonesia karena menjual produk yang menurut pengetahuan saya adalah produk berbahaya bagi kesehatan.
Baiklah, hanya sekedar berbagi pengalaman dan pengetahuan pribadi saya dan tanpa bermaksud merusak nam…

Langsing Dengan Sibutramine

Ini adalah berita bagi yang ingin berdiet dengan suplemen atau obat pelangsing. Berat badan saya naik sekitar 10 kilogram, dan sampai tulisan ini saya buat memang saya belum mencoba obat pelangsing apapun. Alasan pertama pada umumnya obat diet menganjurkan agar kita melakukan diet (diet yang benar adalah mengatur pola makan bukan tidak makan), dan biasanya harus disertai olah raga. Masalahnya, saya sulit mengatur pola makan. Yang lebih sulit adalah mengatur menu makanan yang dianjurkan apalagi dengan harus menghitung-hitung jumlah kalori, protein dan sebagainya dari makanan yang kita konsumsi. Berolah raga sendiri agak sulit bagi saya karena waktu yang sebagian besar saya habiskan untuk pekerjaan kantor dan aktivitas sehabis kantor, belum lagi waktu yang harus dilalui bersama kemacetan Jakarta. Terus terang, dengan waktu tidur yang sempit rasanya saya tidak rela harus bangun pagi dan meninggalkan sisa-sisa waktu tidur sebelum langit terang. Satu lagi bahwa tidur itu penting.

Namun, sa…

Tante vs Bibi

Pagi ini karena mengomentari status (facebook) seorang teman, akhirnya terpikir untuk menulis lagi di blog dengan topik terkait. Sederhana sih, hanya pendapat mengenai perbedaan konotasi panggilan “Om” dan “Paman” meskipun pada pokoknya memiliki pengertian yang sama.

Dan berikut adalah tanggapan pribadi saya yang kira-kira menjabarkan kalimat panjang saya di kolom komentar status facebook sang teman. Terkait dengan saya, tema berubah menjadi “Tante vs Bibi”
Tante Saya agak keberatan dipanggil "Tante" oleh para keponakan, dan sebagian besar dari mereka  menyapa saya dengan panggilan awal "Aunty" khusus untuk 'Aunty Lia' di keluarga besar. Bukan bermaksud ke-bule2-an, tapi saya  ogah dikira atau merasa panggilan itu konotasi kuat pada istilah “tante (girang) dan panggilan "tante" mengingatkan saya pada teman-teman Ibu saya atau pun orangtua  teman-teman saya... yang saya panggil “tante”). Argh..saya tidak mau disamakan dengan orang setua mereka hehehe…