Skip to main content

Ello

Oke, bisa dibilang karena gue sedang tergila-gila sama ELLO maka terilislah tulisan ini.

Well, semua bermula ketika hampir dua minggu lalu, Kamis, 15 Maret 2012, di Jakarta Convention Center (JCC) gue ke acara Suparoti Concerto. Semua yang tampil keren, (The Host) Ronal dan Tike, Project Pop dan Jamaican Cafe buat gue super keren, tapi tiba-tiba semenjak penampilannya dan hingga pulang dari JCC, the best show of all was Ello. Why? Hmm... gak tau deh pas dia tampil mendendangkan "Gak Kaya Mantanmu" gue cuma bengong (karena memang saat itu gak hafal liriknya), dan (berusaha) tetap cool dong, ogah ketahuan kalo gue lagi terpesona sama si Ello. Jadi, gue saat itu bareng Aji, tapi gue agak gengsi aja mau bilang "Ello ganteng ya!". -Dan, si Aji hanya akan tahu kalau baca tulisan ini.- Ello ganteng? Iya sih, biasa, penilaian fisik suka keluar lebih dulu, padahal ya tetap saja seperti diketahui teman-teman gue, selebriti *eaaa* berinisial CS dan FN yang memikat hati gue (tapi gak sampai jatuh cinta) itu juga gak kalah ganteng. Mungkin lebih tepatnya bisa dibilang Ello itu "charming". Oh iya, thanks to yang sudah mengunggah (up load) penampilan live Ello saat itu. 

video

Selanjutnya, keesokannya gue langsung buka YouTube, dan ketika biasanya pagi-pagi ruang kerja diisi pujian-pujian Hillsong tiba-tiba tergantikan Ello *ampun*. Jreng...jreng... dari semua video yang diunduh sama Sony Music Entrtainment Indonesia - VEVO itu di klip lagu "Takkan Ada Aku Lagi" si Ello berhasil bikin gue 'meleleleh' *halah*. Tiba-tiba gue serasa ABG yang nge-fans sama seorang idola remaja. Tapiiiiiiiiii, ya..ya..ya..ya.., relakan, lupakan, si Ello yang tampil di klip dengan Julie Estele itu damn, perfect couple-lah :D. Maka, klip keren yang jadi pilihan favorit gue, dan akan gue tampilkan di berikut ini adalah "Joni Rock & Roll". You're so rock & roll, Ello! 


Nah, pada suatu waktu lembur minggu lalu, gue ada kesempatan ke luar kantor sama teman kantor (Tuti). Untuk satu urusan dia mesti ke luar kantor, alih-alih menemani Tuti, gue sekalian ijin makan. Karena Tuti tahu kalau gue sedang "demam Ello", maka dia mengiyakan ajakan gue untuk makan di KFC (kebetulan kita berdua memang gak sempat makan siang karena pekerjaan sangat hectic dan kebetulan juga sudah ngidam ayam KFC dari siang) -bukan blog berbayar- *tapi berharap dibaca pihak KFC, minimal dapat gratis KFC setahun*. Kali ini, semangat berkali-kali lipat bukan karena si ayam yang selalu menggoda selera makan itu, tapi karena ada paket lengkap dengan CD Ello "taub mumu". Maka, yang pertama terlontar di depan petugas kasir KFC adalah, "Mas, ada paket yang dapat CD Ello?". Hahaha.. "kelakuan"!! Setelah dapat CD ini ternyata cuma tiga lagu yang gue tahu. Sayangnya lagu "Takkan Ada aku Lagi" gak ada di album ini, maka gue berniat segera beli CD album "Realistis/Idealis". Sekarang sih lagu-lagu di "taub mumu" sudah familiar di kuping gue, secara hampir tiap hari gue pasang, dan Roy, adik gue, salah satu "korban" dengar paksa album "taub mumu" selama perjalanan Bandung-Jakarta hari minggu lalu. Sedangkan Tuti, dia pasrah bahagia dengan seringnya lantunan suara Ello yang memecah keheningan ruang kerja di kantor.

Lalu,lalu,lalu, apa (alasan lainnya) yang bikin gue semakin ingin menulis soal Ello adalah karena gue gagal ikut 'sayembara' Gen Access Ello Di Langit Musik. Gak sengaja saat lihat profile picture  @987Genfm  gue lihat pada rangkaian huruf ini: ello. Singkat cerita, gue dapat informasi lengkap di http://www.987genfm.com/genfm/squad_detail/624, dan segera mengikuti instruksi di sana untuk segera melakukan aktivasi NSP lagu "Gak Kaya Mantanmu" sebagai ringtone.  
Screen Capture aktivasi NSP
Saat akan mengikuti instruksi berikutnya, tiba-tiba Melda, teman baik gue, yang gue kabari soal hal ini pun membuat gue harus menerima kenyataan bahwa episode sayembara tersebut sudah berakhir dan sudah ada pemenangnya *hiks*. Sekonyong-konyong, ingin rasanya bergabung segera dengan para demonstran di depan istana *maaf, gak fokus*. Pupus harapan ke USS bareng Ello beserta akomodasi, tiket (PP), hotel dan uang saku gratis.

Selanjutnya, (ya) gue kan bisa dibilang newbie sebagai penggemar Ello *halah*, dan gue juga gak sebegitu fanatik yang sampai mimpi-mimpi Ello. Kalau rejeki mah, nanti juga bisa jadi teman baik Ello. Sudahlah, kayanya mesti diakhiri tulisan ini. Berikutnya biar (agak) tampak sebagai fans, segera setelah tulisan ini dipublikasikan, gue akan follow twitter dengan nama akun:  @MarcelloTahitoe yang di PP-nya Ello semakin bikin "melting" (serius, penutup ini hanya pemanis).

Comments

Popular posts from this blog

Saya Enggan Berbelanja di Qoo10 (Indonesia), Meski Tampak Menggiurkan

Awalnya adalah ketika kemarin (kalau tidak salah) melalui halaman iklan di yahoo saya tertarik dengan penawaran atas produk kosmetik ternama yang turun harga hingga sekitar 80% dari Qoo10Akhirnya, saya pun segera mendaftarkan email saya agar tergabung dengan penyedia fasilitas belanja online tersebut. 
Saya sempatkan untuk melihat produk-produk lain yang ditawarkan, sambil saya pun mencari tahu tentang produk yang saya mau beli tersebut melalui bantuanUncle Google . Saya tertarik dengan satu produk fashion dengan merek ternama yang juga ditawarkan. Pada akhir keputusan saya pun batal memesan kedua produk yang awalnya membuat saya hampir saja memboroskan uang saya untuk produk yang "meragukan". Hari ini, saya semakin dibuat tidak simpati/ tidak suka dengan toko online Qooo10 Indonesia karena menjual produk yang menurut pengetahuan saya adalah produk berbahaya bagi kesehatan.
Baiklah, hanya sekedar berbagi pengalaman dan pengetahuan pribadi saya dan tanpa bermaksud merusak nam…

Langsing Dengan Sibutramine

Ini adalah berita bagi yang ingin berdiet dengan suplemen atau obat pelangsing. Berat badan saya naik sekitar 10 kilogram, dan sampai tulisan ini saya buat memang saya belum mencoba obat pelangsing apapun. Alasan pertama pada umumnya obat diet menganjurkan agar kita melakukan diet (diet yang benar adalah mengatur pola makan bukan tidak makan), dan biasanya harus disertai olah raga. Masalahnya, saya sulit mengatur pola makan. Yang lebih sulit adalah mengatur menu makanan yang dianjurkan apalagi dengan harus menghitung-hitung jumlah kalori, protein dan sebagainya dari makanan yang kita konsumsi. Berolah raga sendiri agak sulit bagi saya karena waktu yang sebagian besar saya habiskan untuk pekerjaan kantor dan aktivitas sehabis kantor, belum lagi waktu yang harus dilalui bersama kemacetan Jakarta. Terus terang, dengan waktu tidur yang sempit rasanya saya tidak rela harus bangun pagi dan meninggalkan sisa-sisa waktu tidur sebelum langit terang. Satu lagi bahwa tidur itu penting.

Namun, sa…

Tante vs Bibi

Pagi ini karena mengomentari status (facebook) seorang teman, akhirnya terpikir untuk menulis lagi di blog dengan topik terkait. Sederhana sih, hanya pendapat mengenai perbedaan konotasi panggilan “Om” dan “Paman” meskipun pada pokoknya memiliki pengertian yang sama.

Dan berikut adalah tanggapan pribadi saya yang kira-kira menjabarkan kalimat panjang saya di kolom komentar status facebook sang teman. Terkait dengan saya, tema berubah menjadi “Tante vs Bibi”
Tante Saya agak keberatan dipanggil "Tante" oleh para keponakan, dan sebagian besar dari mereka  menyapa saya dengan panggilan awal "Aunty" khusus untuk 'Aunty Lia' di keluarga besar. Bukan bermaksud ke-bule2-an, tapi saya  ogah dikira atau merasa panggilan itu konotasi kuat pada istilah “tante (girang) dan panggilan "tante" mengingatkan saya pada teman-teman Ibu saya atau pun orangtua  teman-teman saya... yang saya panggil “tante”). Argh..saya tidak mau disamakan dengan orang setua mereka hehehe…