Skip to main content

Apa Kabar 2013?


Lama tidak menulis di Lovable RisingStar tercinta bukan berarti sudah tak berdaya berkarya dalam tulisan lagi. Ribuan kata gue bagikan melalui kicauan-kicauan pribadi di mini blogger yang paling ngehits kini bernama twitter: @echieLIA, belum lagi update status saya di akun facebook pribadi gue yang masih dirawat dengan baik.
So, where have I been? Sebulan pertama 2013 sudah dilalui. Minggu-minggu awal dihabiskan dengan kembali bekerja setelah sepuluh hari libur dari rutinitas kantor. Lalu datanglah perkara baru (baca: pekerjaan) yang mengantart gue kepada meeting dan meeting lagi. Tiba-tiba, bencana banjir Jakarta dan sekitarnya. Baiklah, gue bukan super girl, tapi gue yang masih diberi berkat tidak tinggal di rumah yang tergenang banjir dan memiliki teman-teman yang peduli sesama, sudah seharusnya bergerak, membantu dengan apa yang bisa gue perbuat. Kemudian datanglah masa-masa sibuk yang tidak jarang membuat gue harus lembur, berganti pekan lalu masa gue dan teman-teman dekat mulai bergelepak jatuh sakit. Gue sendiri, entah dari mana datangnya hanya terkena radang ringan (langganan kalau capek dan pikiran diperas secara lebay), batuk ringan dan flu setiap bangun pagi berhasil bangun dan beraktifitas lagi. Bahkan, Sabtu lalu gue yang berstatus single ini *bukan curhat* mengisi akhir pekan dengan padat sekali. Tak ada malam minggu kelabu, adanya malam minggu capek.
Sabtu, 02.02.2013 –Dari Puncak, pagi hari gue (dan rombongan) ke rumah Oom di Ciracas - Jakarta timur, yang cucu satu-satunya sedang merayakan ulang tahun ke-11, dan gue didaulat sebagai MC (booked by birthday girl’s Mom since midweek). Mengurus ulang tahun 'anak baru gede' tidak kalah rumitnya dengan anak-anak TK. Percayalah. Ditambah tamu undangannya juga terdiri dari beragam usia. Gue, yang penyayang anak-anak tapi alergi berlama-lama dengan anak-anak ini harus ekstra senyum dan elus dada dan memutar otak dengan cepat apalagi dalam sesi games. Untunglah, sebagai MC, gue berkolaborasi dengan sepupu yang usianya lebih matang dan sabar terhadap bocah-bocah krucil. Menjelang malam, dilanjutkan menjenguk kerabat di RS Fatmawati, lanjut mampir ke acara ulang tahun anak-anak (kali ini balita) yang pestanya baru bubar di daerah Cipete), dan terjebaklah di seputar Kemang yang langganan macet di malam Minggu menjelang pulang ke Tebet.
Minggu, 03.02.2013 – Ada Ua -bisa dibilang she’s like my second mom-, pagi-pagi sudah menyiapkan sarapan, dan menjadi alarm manual, dan bersiap-siaplah kami ke gereja. Selanjutnya, sesi nge-mall, yang menipiskan tabungan gegara sisa SALE event yang diperpanjang, dan suasana awal bulan yang bikin kalap. Hari ini, ada yang berbeda gue gak pakai baju pink, kemeja gombrang, dan kembali nge-jeans (yang sekian lama dipendam karena sempat 'melebar' alias ndutan) dan berfoto dengan high heels boot.

Foto ter-hits Lia di awal 2013. Minggu ceria pakai high heel boots. :)
Senin, 04.02.2013 – Nah, inilah akhir dari perjuangan lembur dan hectic di kantor. Dokumen yang harus diselesaikan, dituntaskan dan dikirim ke instansi yang bersangkutan. Lalu, si bos tiba-tiba memulangkan saya lebih awal alias boleh pulang sebelum jam kantor berakhir. 'Partner ini crime' gue adalah Viena, legal staf dari kantor klien yang berperkara. Kami mengawali kegiatan bersama di luar kantor dengan membeli martabak manis spesial keju-coklat seharga Rp. 50.000, -, Saudara-saudara. Martabak AA di Minangkabau-Manggarai, terkenal karena rasanya dan harganya yang lebih mahal dari penjual sejenisnya. Dilanjutkan dengan makan di RM Bebek Kaleyo, seperti biasa rekomendasi saya bagi Viena sama dengan ke teman-teman lainnya, ½ ekor Bebek Muda Cabe Ijo dan Es Campur. Gue sendiri, oow, cukup kalap dari Sate Bebek, Dimsum dan Sate Usus. Berikutnya, gue berhasil ‘meracuni’ buat nyalon, gue pakai menu creambath dan gunting rambut. Terjadi insiden yang bikin gue jadi pelit senyum. Gara-gara hairdresser-nya tidak seksama memperhatikan apa yang gue minta. Padahal dari awal Januari gue sudah pegang gambar rekomendasi dari 5 Tren Model Rambut 2013, maunya bob layer ala Keira Knightley, dapatnya ya begini (lihat saja di foto-foto masa kini yang diunggah di twitter).

Selasa, 05.02.2013 – Sebenarnya seorang Lia yang rada-rada most wanted ini begitu kembali berkicau di twitter, (setelah sempat tak peduli socmed) dan aktif membalas BBM suka dibuat dilema karena sering bentrok jadwal kongkow. Singkatnya, kemudian rencana dari bulan-bulan akhir 2012 untuk menjodohkan Viena dan Amser (gak perlu gue jalaskan deh siapa mereke – semoga mereka juga tidak perlu membaca bagian ini) akhirnya dimatangkan hari ini. Sepulang kerja gue mempertemukan Viena dan Amser dengan kegiatan nonton bareng dilanjutkan ngobrol ngalor ngidul di Garden Cafe yang sudah tutup pesanan. Nah, konon ada teman bilang, katanya kalau bisa mak comblangin pasangan sampai nikah itu sama dengan membangun tujuh mesjid di Surga. Nah, kalau 'bisnis' ini 'goal' berarti gue sudah membangun 28 mesjid. :)

Akhirnya, hari ini, Rabu, 06.02.2013 – Sepulang dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan gue lolos tanpa kena macet ‘demo buruh’, gue lanjutkan sedikit pekerjaan, kemudian lahirlah tulisan ini yang disambut dengan hujan deras di Jakarta.

Comments

Popular posts from this blog

Saya Enggan Berbelanja di Qoo10 (Indonesia), Meski Tampak Menggiurkan

Awalnya adalah ketika kemarin (kalau tidak salah) melalui halaman iklan di yahoo saya tertarik dengan penawaran atas produk kosmetik ternama yang turun harga hingga sekitar 80% dari Qoo10Akhirnya, saya pun segera mendaftarkan email saya agar tergabung dengan penyedia fasilitas belanja online tersebut. 
Saya sempatkan untuk melihat produk-produk lain yang ditawarkan, sambil saya pun mencari tahu tentang produk yang saya mau beli tersebut melalui bantuanUncle Google . Saya tertarik dengan satu produk fashion dengan merek ternama yang juga ditawarkan. Pada akhir keputusan saya pun batal memesan kedua produk yang awalnya membuat saya hampir saja memboroskan uang saya untuk produk yang "meragukan". Hari ini, saya semakin dibuat tidak simpati/ tidak suka dengan toko online Qooo10 Indonesia karena menjual produk yang menurut pengetahuan saya adalah produk berbahaya bagi kesehatan.
Baiklah, hanya sekedar berbagi pengalaman dan pengetahuan pribadi saya dan tanpa bermaksud merusak nam…

Langsing Dengan Sibutramine

Ini adalah berita bagi yang ingin berdiet dengan suplemen atau obat pelangsing. Berat badan saya naik sekitar 10 kilogram, dan sampai tulisan ini saya buat memang saya belum mencoba obat pelangsing apapun. Alasan pertama pada umumnya obat diet menganjurkan agar kita melakukan diet (diet yang benar adalah mengatur pola makan bukan tidak makan), dan biasanya harus disertai olah raga. Masalahnya, saya sulit mengatur pola makan. Yang lebih sulit adalah mengatur menu makanan yang dianjurkan apalagi dengan harus menghitung-hitung jumlah kalori, protein dan sebagainya dari makanan yang kita konsumsi. Berolah raga sendiri agak sulit bagi saya karena waktu yang sebagian besar saya habiskan untuk pekerjaan kantor dan aktivitas sehabis kantor, belum lagi waktu yang harus dilalui bersama kemacetan Jakarta. Terus terang, dengan waktu tidur yang sempit rasanya saya tidak rela harus bangun pagi dan meninggalkan sisa-sisa waktu tidur sebelum langit terang. Satu lagi bahwa tidur itu penting.

Namun, sa…

Tante vs Bibi

Pagi ini karena mengomentari status (facebook) seorang teman, akhirnya terpikir untuk menulis lagi di blog dengan topik terkait. Sederhana sih, hanya pendapat mengenai perbedaan konotasi panggilan “Om” dan “Paman” meskipun pada pokoknya memiliki pengertian yang sama.

Dan berikut adalah tanggapan pribadi saya yang kira-kira menjabarkan kalimat panjang saya di kolom komentar status facebook sang teman. Terkait dengan saya, tema berubah menjadi “Tante vs Bibi”
Tante Saya agak keberatan dipanggil "Tante" oleh para keponakan, dan sebagian besar dari mereka  menyapa saya dengan panggilan awal "Aunty" khusus untuk 'Aunty Lia' di keluarga besar. Bukan bermaksud ke-bule2-an, tapi saya  ogah dikira atau merasa panggilan itu konotasi kuat pada istilah “tante (girang) dan panggilan "tante" mengingatkan saya pada teman-teman Ibu saya atau pun orangtua  teman-teman saya... yang saya panggil “tante”). Argh..saya tidak mau disamakan dengan orang setua mereka hehehe…